- 7:36 pm
- 0 Comments
Nah! dimarigraph – Hooaamm… Suasana siang ini berasa gimaaaanaaa
gitu, beberapa hari ini saya dimanjakan dengan cuaca yang sejuk, malah terkesan
dingin. Kaya berasa di Seoul atau Kyoto. Padahal mah aslinya masih di Jakarta aja.
Bawaannya pengen boboan aja atau makan.
Udah gitu aja. Simple!
- 2:02 pm
- 0 Comments
Wah engga berasa tahun ini tepat kantorku berulang tahun
yang kedelapan. Memang tidak setiap tahun ada perayaan, tapi untuk tahun ini kita
merayakan di kantor. Cukup seru dan boleh dibilang berkesan. Biasanya kami
selalu memilih outing keluar seperti nonton di bioskop/main bowling dan ditutup
dengan makan bareng.
- 12:10 pm
- 0 Comments
Lebaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Bukan karena ketupat sayur maupun besarnya THR yang didapat, melainkan ada dua cerita yang didapat. Ya, dua! Sama seperti sarimi yang isinya dua! Atau sesuai program pemerintah dua anak saja cukup.
- 8:00 pm
- 0 Comments
- 11:17 am
- 0 Comments
Selang 3 detik . “Lho kok nomer edisinya sama? 71 juga?”
Sontak Abang-abang majalah bilang, “wih cepet juga mas Januar nyadarnya. Iya mas itu ada kesalahan pencetakan tapi tetep kok 72”.
- 5:56 pm
- 0 Comments
Semangat pagi!
Bagi sebagian orang, memang yang pertama yang berkesan seperti cinta pertama, pacar pertama, ciuman pertama, pegangan pertama, malam pertama, hamil pertama (bukan hamil duluan ya) yang berbuah anak pertama. Nah! sampe-sampe di sebuah forum komunitas terbesar di Indonesia itu ada pertamax gan. Setelah itu pasti minta cendol dan jangan di timpuk pake bata.
- 5:51 pm
- 0 Comments

Dear Mama,
Wajahmu
kini kulihat tak secantik dulu kala ketika aku masih belia. Lelah dan
letih mulai terlihat dalam garis-garis samar dalam rona merah diwajahmu.
Garis samar terlihat di kedekatan. Dan tenagamu kini tak sekuat
genggamanmu waktu dahulu. Menjagaku, merawatku, menyayangiku,
membahagiakanku menjadi kewajibanmu selain mengantar-jemputkanku ke
sekolah.
Mama,
Maafkanlah
aku yang sejak dahulu kala selalu membuatmu cemas, marah, sedih dan
lelah. Menjadi peringkat di kelas dan di sekolah menyiksa batinku. Kata
belajar menjadi bahasa sapaan untukku dan kata bermain menjadi bahasa
tidak lazim di umurku. Seringkali nasihatmu masuk telinga kanan keluar
telinga kiri. Sungguh tidaklah mudah memiliki anak seperti diriku. Sikap
manja dan kekanak-kanakan masih menyelimutiku hingga kini. Namun kasih
sayangmu, pengajaranmu, kebijaksanaanmu telah mengalir dalam diriku
tanpa aku sadari.
Mama,
Hari
ini aku bisa berdiri diatas kakiku sendiri. Itu semua karena Doa dan
dukunganmu yang tak henti-henti. Tiada pelajaran darimu yang sia-sia
termasuk ocehanmu. Belajar , berusaha dan berdoa menjadi jalan hidupku.
Sekarang semua terasa berbeda disaat target yang menyiksa, kini menjadi
keharusan. Bermain dengan laporan, paper, worksheet, desain, dan
lain-lain menjadi taman bermainku.
Mama,
Jikalau
waktu dapat diputar kembali, aku akan lebih patuh, taat dan mengerti.
Aku tahu aku salah, aku yang meragukanmu, aku yang tidak mempercayaimu. .
Tiada yang bisa kuberi yang dapat membalas semua kebaikanmu ma. Hari
ini izinkanlah aku berbakti dan membahagiakanmu dengan caraku. Menjadi
anakmu adalah anugerah terindah yang pernah kumiliki. Tidak mudah
menjadi sepertimu mama.
Ma,
Sampai kapanpun aku masih tetap menjadi anak kecilmu yang lucu begitu juga sebaliknya.
Dari lubuk hati Fariki yang paling dalam,
Anakmu
-----
Ditulis bulan Desember dan mengikuti project "Surat untuk Ibu" Rotaract Jogja Tugu
- 5:30 pm
- 0 Comments
Ya setiap individu baik cewek or cowok pastinya mau dicintai dan mencintai, entah itu lawan jenis maupun sesama jenis #eh. Begitu juga dengan menikah. Mau sekarang, 1 bulan lagi, 1 tahun lagi, 100 tahun lagi, bulan April atau bulan may (be yes/no) semua orang pun mau menikah dan dinikahi. Bener apa bener?
- 5:28 pm
- 0 Comments







